Pemerintah Perkuat Pengamanan Papua, Warga Dijamin Aman Rayakan HUT RI

PAPUA – Pemerintah memastikan keamanan masyarakat di Papua menjadi perhatian utama menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Penguatan pengamanan dilakukan untuk memastikan warga dapat menjalankan aktivitas sehari-hari sekaligus mengikuti rangkaian perayaan kemerdekaan dalam suasana aman, tertib, dan nyaman.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago menegaskan pemerintah pusat memiliki komitmen kuat untuk menjaga keamanan masyarakat Papua.

“Sekali lagi pada kesempatan ini saya katakan, kami bersungguh-sungguh untuk menjaga stabilitas keamanan di Papu,” ujar Djamari Chaniago.

Menurut Djamari, langkah pengamanan yang dilakukan aparat TNI dan Polri terus diarahkan untuk memberikan rasa tenteram kepada masyarakat. Penanganan di lapangan juga dilakukan dengan memperkuat pola pengamanan yang telah berjalan, terutama di wilayah yang memiliki dinamika keamanan cukup tinggi.

“Panglima TNI sudah melakukan langkah-langkah yang tepat supaya tidak bertambah lagi korban,” tegas Djamari Chaniago.

Ia menjelaskan koordinasi antara TNI dan Polri terus diperkuat agar respons terhadap perkembangan situasi keamanan dapat dilakukan secara terukur. Pengamanan tidak hanya ditujukan untuk menghadapi potensi gangguan, tetapi juga memastikan masyarakat tetap dapat menjalankan berbagai kegiatan tanpa rasa khawatir.

“Tidak ada perubahan pola, tapi ada peningkatan pola-pola yang sekarang sudah berlaku. Itu diberlakukan bersama-sama antara Panglima TNI maupun Kapolri yang berada di sana,” tambah Djamari Chaniago.

Sejalan dengan kebijakan tersebut, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang memastikan aparat gabungan TNI dan Polri tidak terpengaruh oleh berbagai ancaman yang berpotensi mengganggu situasi keamanan menjelang HUT ke-81 RI.

Menurut Febriel, penebalan personel telah dilakukan di sejumlah wilayah Papua, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan. Pengerahan tersebut disusun berdasarkan pemetaan daerah yang dinilai membutuhkan penguatan pengamanan.

“Kami sudah berkomitmen mengamankan momen HUT RI setiap 17 Agustus. Bukan karena dia, tetapi ini tanggung jawab kami untuk menimbulkan keamanan dan kenyamanan warga dalam melaksanakan rangkaian 17-an,” tegas Febriel Buyung Sikumbang.

Kodam XVII/Cenderawasih juga berkoordinasi dengan Komando Operasi TNI untuk mengatur kekuatan pasukan di lapangan. Pemetaan wilayah rawan bersama jajaran kepolisian dilakukan agar pengamanan dapat berjalan efektif dan tetap memberikan ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas.

Di sisi lain, Febriel Buyung Sikumbang mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Peran media dinilai penting dalam menjaga suasana tetap kondusif, khususnya karena informasi dari media sosial maupun pemberitaan kini dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah pedalaman.

“Jangan mudah terpengaruh dengan isu atau informasi yang sumbernya belum bisa kita yakini kebenarannya,” ujar Febriel Buyung Sikumbang.

Ia juga berharap media terus menghadirkan pemberitaan yang sejuk dan edukatif serta mengedepankan pesan perdamaian.

“Saya berharap media konsisten menyebarkan pesan perdamaian dan menghentikan prinsip bad news is good news demi menjaga kondusivitas Papua,” pungkas Febriel Buyung Sikumbang. (*)

More From Author

Drajad Wibowo : Ekonomi RI Tetap Tangguh, Pidato Prabowo Bangun Confidence

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *